1906 KALI DIBACA

Bongkar Atap Ruang Kelas, SMPN 2 Pagelaran Utara Bebankan Orang Tua Murid

Bongkar Atap Ruang Kelas, SMPN 2 Pagelaran Utara Bebankan Orang Tua Murid

PRINGSEWU – Pungutan uang Diduga dilakukan oleh pihak sekolah kepada orang tua murid SMP Negeri 2 Pagelaran Utara, dikeluhkan.

SMP Negeri 2 pagelaran utara, yang beralamatkan di pekon Giri Tunggal, kecamatan pagelaran utara, kabupaten Pringsewu, diduga melakukan praktek pemungutan uang pada 100 orang tua murid sebesar Rp.105.000 dengan batas yang ditentukan.

Seperti dikatakan sumber, yang tak lain adalah salah satu orang tua siswa yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan rasa kekecewaannya atas tindakan pihak sekolah meminta uang sebesar Rp.105.000 (seratus lima ribu rupiah) dengan batas yang ditentukan, untuk kebutuhan operasional pembongkaran dua atap gedung sekolah di SMP tersebut.

”Sebenarnya, kami merasa keberatan dengan kegiatan pembongkaran 2 atap gedung sekolah yang biayanya dibebankan kepada kami. Pihak sekolah melalui proses rapat komite menganjurkan para orang tua murid berjumlah 100 muridnya, meminta agar orang tua murid untuk membantu biaya operasional pembongkaran 2 atap gedung sekolah sebesa Rp.105.000/ siswa, “bebernya kepada wartawan ini, sabtu (16/11/19).

Masih dikatakan sumber, pemungutan uang yang dilakukan pihak sekolah terkesan memaksa.
Dari jumlah 100 orang tua murid, baru ada beberapa orang tua murid yang sudah membayar. Target uang yang akan dikumpulkan oleh pihak sekolah dari orang tua murid untuk bongkar gedung sekitar Rp.10.000.000.

”Banyak orang tua murid dikeluhkan dengan adanya pungutan uang sebesar Rp.105.000 dengan batas yang ditentukan itu pasalnya, selain berat bagi orang tua untuk mencari uang, pihak sekolah tidak komitmen pada hasil kesepakatan rapat komite. Uang yang dikumpulkan bertujuan untuk membongkar 2 atap gedung, ternyata hanya ada satu atap saja yang dibongkar. Usut punya usut ternyata uang iuran dari orang tua murid , malah dialihkan digunakan untuk pemasangan paping tanpa adanya musyawarah terlebih dahulu, “terangnya.

Terpisah, ketika dikonfirmasi oleh wartawan ini, KA UPT pendidikan pagelaran Utara Hi Zainal Abidin, S.pd.SE tidak membenarkan jika pihak sekolah melakukan pemungutan uang pada siswanya.

”Jika ditentukan nilaynya itu sudah dikatakan pungutan, apalagi batas tenggang waktunya sudah ditentukan, itu sangat tidak boleh. Dilain hal, jika pihak sekolah menyimpang dengan dari kesepakatan hasil musyawarah pada rapat komite, orang tua murid bisa menuntut. “Terang Zainal Abidin.

Himawan S.pd selaku kepala sekolah SMP Negeri 2 Pagelaran Utara ketika ingin dikonfirmasi melalui selulernya di 0853-6835-XXXX tidak mau angkat telepon hingga berita ini ditayangkan. (rls)