Home / Berita Utama / Nurul Ikhwan Himbau Element Rakyat Perangi Narkoba

Nurul Ikhwan Himbau Element Rakyat Perangi Narkoba

KALIANDA – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PDIP, Nurul Ikhwan melaksanakan Sosialisasi Peraturan daerah Nomor 1 tahun 2019 tentang fasilitasi pencegahan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya, di Padepokan perguruan Cakra Sejati Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Minggu (26/1).

Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh ORMAS GML (Organisasi masyarakat Gema Masyarakat Lokal) dan masyarakat lingkungan sekitar.

Dengan narasumber kepala seksi pencegahan BNN Lampung selatan, Marman, kemudian Abdul Aziz dari RSJUD Provinsi lampung yang juga conselur narkoba dalam IPWL askratif. di mederatori oleh Ahmad muslimin untuk memandu acara setelah di persilahkan oleh Dedy sebagai MC.

Dalam sambutannya Nurul Ikhwan menyampaikan bahwa sesuai PERDA NO:1/2019 pada BAB III Pencegahan, BAB VII Partisipasi Masyarakat dan BAB VIII Fasilitasi Pemerintah Provinsi serta BAB Pembinaan dan Pengawasan. Maka penting adanya edukasi secara langsung dan digitalisasi sampai ke tingkat desa sebagai deteksi dini dalam pencegahan pegunaan dan peredaran NARKOBA.

Dan Beliau menghimbau seluruh Element rakyat sinergi dengan stakeholder terkait peran aktif dalam memerangi NARKOBA agar predikat NKRI darurat NARKOBA dapat teratasi.

Himbauan tersebut di sambut baik seluruh peserta dan mendapatkan respon positif untuk di tindaklanjuti dalam sebuah gerakan oleh Ketua Umum DPP GML Rizal yang siap perangi NARKOBA di Provinsi Lampung – Indonesia.

Senada dengan Nurul ikhwan, Marman dari BNN Lamsel juga menyatakan bahwa NKRI sedang dalam keadaan “DARURAT NARKOBA” bahkan surver dari UI pada tahun 2017 ada 3,3jt jiwa pengguna narkoba dan Lampung peringkat 3 sesumatera dan peringkat ke 8 secara nasional dalam zona merah narkoba.

Namun berkat sinergi pemerintah dan masyarakat di tahun 2019 peringkat tersebut menurun, sehingga secara nasional jadi peringkat 13 zona merah narkoba. Marman juga menyatakan bahwa narkoba atau zat adiktif apapun jika di konsumsi dapat mengubah perilaku manusia, maka tidak dibenarkan dalam pengunaan narkoba golongan 1, 2 dan 3. Meskipun narkoba golongan 3 dengan resep dokter dapat di gunakan untuk penyembuhan sebuah penyakit tertentu dalam pengunaan yang sangat terbatas dan di awasi.

Dan sangat penting ada pengawasan terhadap anak/keluarga dan lingkungan sekitar kita untuk pencegahan dini. Sebagai catatan bersama pengguna narkoba atau keluarganya jangan segan melapor ke BNN atau Rumah sakit dan PUSKESMAS sebagai IPWL untuk mendapatkan penanggan dan rehabilitasi untuk menyelamatkan hidup pengguna NARKOBA. Bahkan regulasi menjamin keamanan data diri pengguna narkoba yang melapor.

Sedangkan bandar narkoba tidak ada ampun jika di ketahui oleh petugas dalam pemberantasannya.

Abdul Aziz narasumber dari RSJUD Lampung memaparkan, bahwa layanan gangguan jiwa di RSJ menemukan salah satu penyebab gangguan jiwa adalah NARKOBA.

“Kemudian kenapa orang memakai narkoba karena adanya keinginan manusia itu sendiri untuk mendapatkan kenikmatan setelah mengkonsumsi narkoba. Padahal pengguna narkoba dapat mengidap penyakit kronis beserta penyakit turunannya yang akibatkan kerusakan permanen pada tubuh manusia pengguna narkoba,” urainya.

Beliau juga mendorong agar di hari narkoba internasional pada Juni 2020 pemerintah provinsi Lampung dapat mengadakan sebuah kampanye perang nelawan narkoba misalnya melalui lomba pembuatan film pendek yang kemudian dapat jadi saran edukasi visual dalam pencegahan penggunaan narkoba. Kemudian kegiatan di tutup dengan doa. (rls/red)

About Redaksimediafaktanews

Check Also

Hindari Virus Corona, Gubernur Arinal Ajak Terapkan Pola Hidup Sehat

BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya menghindari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.