4166 KALI DIBACA

Pameran Seni Rupa “Spirit of Art” Perupa Berbicara

Pameran Seni Rupa “Spirit of Art” Perupa Berbicara

BANDAR LAMPUNG —  “Semangart’s” merupakan akronim dari dua bahasa yang sering menjadi istilah bagi perupa dalam mengistilahkan semangat mereka dalam berkarya. Terwujud dalam acara Pameran Seni Rupa Spirit of Art yang menampilkan karya koleksi Toro Gallery di selenggarakan di Taman Budaya Lampung Jl. Cut Nya’ Dien, Palapa, Bandar Lampung. Pameran yang dikuratori Joko Irianta akan berlangsung Sabtu-Kamis (15-20/12/2018).

Acara dibuka dengan diawali sambutan dari Kurator Joko Irianta. Dikatakannya, bahwa hari ini merupakan lembaran baru bagi perkembangan seni rupa Lampung. Setidaknya ada dua pelukis muda Lampung, Bunga Ilalang dari Utara fan Nurbaito dari Gisting Tanggamus, yang tanpa disadari turut menampilkan karyanya berkat spirit Pelukis Toro. Joko pun berharap kepada kurator Toro, agar dapat juga membantu memotivasi para perupa Lampung lainnya untuk bisa berpameran.

“Masih ada antrian panjang Pak Toro, untuk perupa Lampung agar bisa Maju untuk Lampung,” kata Joko, di Taman Budaya, Bandarlampung. Sabtu (15/12/2018).

“Mudah-mudahan ada Pak Toro- Pak Toro lain yang bisa membantu untuk memajukan perupa Lampung sejajar dengan daerah lain. Untuk Bunga dan Nurbaito saya berpesan agar menghargai sebuah proses untuk berkarya dalam kreasi murninya dalam koleksi Pak Toro, juga memberikan apresiasi bagi kita semua dan masyarakat Lampung. Dengan adanya pameran koleksi Toro Gallery, bila ada kritik merupakan masukan yang positif bagi kita.” ujar Joko menambahkan.

Dalam kesempatan itu, kurator David berharap akan lahir karya karya dari alumni lainnya, dan dapat mengadakan pameran tunggal, agar sebuah karya dapat tereksplorasi secara maksimal.

“Saya mengharap akan lahir
Karya-karya dari alumni lain, dan saya berharap nantinya yang berpameran jangan banyak perupa, bila perlu pameran tunggal, mungkin akan lebih terasa terangkatnya,” ujar David.

Disisi lain, ada komentar sangat menarik dari Toro penyelenggara Spirit of Ar kepada awak media. Toro mengatakan, akan mendukung kegiatan ini supaya seni rupa di Lampung lebih maju kedepannya.

“Pada kegiatan ini, saya akan mendukung lah, ya. Artinya supaya senirupa di Lampung ini kedepannya akan lebih maju.” papar dia.

Dilanjutkannya, Kalau Provinsi Lampung memiliki SDM sangat potensial. Dimata Toro, kemungkinan hanya kurangnya event saja, karena sebenarnya perupa di Lampung secara teknik tidak kalah dengan perupa dari daerah lain.

“Kalau dari SDM-nya Lampung sangat potensial, sebenarnya perupa di Lampung ini juga secara teknik gak kalah, mungkin kurang eventnya aja, dan di Bandar Lampung kan eventnya kurang, maka kita adakan event seperti ini. Dengan tujuan supaya menginspirasi kolektor yang lain untuk membuat pameran seperti ini.” ungkap Toro.

Menurut Toro di Lampung juga banyak kolektor, tapi sebagaimana umumnya ada kolektor yang mau tampil, dan ada kolektor yang tidak mau dikenal. Ini adalah salah satu tugas bersama, terutama bagi penikmat seni.

“Salah satu tugas kita juga, kita harus tahu kolektor itu dimana adanya. sehingga untuk menjangkau mereka harus ada satu kiat mungkin dengan event atau sarasehan, ya kita juga mesti tampil juga sebagai pelaku seni kan, jadi kolektor juga artinya tahu tentang seni,” urai dia.

“Untuk mengadakan event ini dasarnya kan saya penikmat seni, jadi pada dasarnya kita demen aja kalau ada pameran ada saresehan, ya ada kebersamaan lah di seni rupa. Jadi kalau ada event pameran kita siap mendukung.” Ujar Toro mengakhiri perbincangannya. (SoA/*)