Kamis , April 2 2020
Home / Berita Utama / Ambil Paksa Motor Konsumen, Dua Debt Collector di Air Naningan Ditangkap Polisi

Ambil Paksa Motor Konsumen, Dua Debt Collector di Air Naningan Ditangkap Polisi

TANGGAMUS – Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus dan Polsek Pulau Panggung menangkap sekaligus 2 debt collector yang beraksi di wilayah Kecamatan Air Naningan, Tanggamus.

Kedua tersangka bernama Herwan Apriyanto (32) alamat Dusun Cita Laksana Pekon Air Kubang Kecamatan Air Naningan, Tanggamus dan Hendrianto (41) warga Dusun Cikubang Desa Way Layap Kecamatan Gedong Tatan Kabupaten Pesawaran.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, SH mengungkapkan, kedua tersangka ditangkap berdasarkan laporan 15 Januari 2020 atas nama korbannya Abdul Malik (43) warga Pekon Air Kubang Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus.

“Berdasarkan penyelidikan tersebut, kedua tersangka berhasil ditangkap pada Jumat, 14 Februari 2020 malam di Pekon Air Kubang, Air Naningan,” kata AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, Minggu (16/2/20).

Kasat menjelaskan, modus para tersangka melakukan aksi kejahatannya, dengan berbekal surat tugas penarikan, melakukan pengancaman dan mengambil paksa sepeda motor konsumen, lalu setelahnya sepeda motor tersebut dijual kepada orang lain.

“Saat penarikan kendaraan konsumen itu, mereka juga melakukan pengancaman terhadap konsumen, dengan dalih apabila tidak menyerahkan akan melaporkannya kepada polisi, padahal motor itu dijual lagi oleh mereka. Jadi masuk juga unsur penipuan dan penggelapannya,” jelasnya.

Saat ini kedua tersangka yang merupakan target Operasi Cempaka Krakatau 2020 diamankan di Polres Tanggamus, terhadapnya dijerat pasal 368, 378 dan 372 KUHPidana.

“Pasal 368 KUHPidana ancaman tertinggi yakni 9 tahun penjara,” pungkasnya. (rls/red)

Mediafaktanews

About Redaksimediafaktanews

Check Also

IKABI FMIPA UNILA Galang Dana Penanggulangan Wabah Covid-19

BANDARLAMPUNG – Memperhatikan situasi wabah COVID19 yang saat ini melanda dunia khususnya Lampung yang tidak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.