Rabu , April 21 2021
Home / Lampung / Kota Bandar Lampung / Eva-Deddy Telah Dilantik, KRLUPB Tetap Persoalkan Putusan TSM Bawaslu Lampung

Eva-Deddy Telah Dilantik, KRLUPB Tetap Persoalkan Putusan TSM Bawaslu Lampung

BANDARLAMPUNG, (FN) – Meski Pasangan Walikota-Wakil Walikota hasil Pilkada serentak 2020 di Kota Bandarlampung Eva Dwiana-Deddy Amarullah telah dilantik. Namun dinamika Pilkada berupa Putusan TSM Bawaslu Lampung yang sempat mewarnai proses pasangan ini tidak serta-merta dilupakan begitu saja oleh tim pendukung pemenangnya, salah satunya kelompok yang menamakan diri Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB).

Melalui keterangan pers tertulis bertandatangan Rakhmat Husein DC. SE Koordinator KRLUPB bersama Sekretaris Aryanto Yusuf SIP., yang dilayangkan ke Mediafaktanews.com, pada Kamis (4/3) Sore, komunitas ini menyatakan memilih menempuh jalur lain melawan Bawaslu Lampung, dan Senin tanggal 8 Maret 2021 nanti merupakan salah satu langkah yang di tempuh KRLUPB melawan Bawaslu Lampung.

Apa saja langkah-langkah tersebut dan alasan yang mendasari KRLUPB melakukannya? Berikut bunyi siaran pers tertulis secara lengkap:

PECAT DAN TANGKAP PARA PEMBEGAL SUARA RAKYAT DALAM PILWAKOT BANDARLAMPUNG

KEPUTUSAN Mahkamah Agung No. 1 P/PAP/2021 yang membatalkan Keputusan KPU Kota Bandarlampung No. 007/HK/-03.1-Kpt/1871/KPU-Kot/2021 dan menetapkan kembali pasangan Eva Dwiana-Deddy Amarullah sebagai paslon Walikota-Wakil Walikota Bandar Lampung No. urut 3 dalam pilwakot Bandar lampung tahun 2020 membuktikan bahwa keputusan Bawaslu Lampung terkait sidang TSM yang membatalkan pencalonan Eva Dwiana-Deddy Amarullah sebagai paslon Walikota-Wakil Walikota sangat salah, ugal-ugalan, tidak professional dan tidak beretika. Sebelum keluarnya keputusan MA, jauh hari KRLUPB telah melaporkan Bawaslu Lampung ke DKPP atas sangkaan pelanggaran etika, membahayakan demokrasi, dan mencederai prinsip-prinsip hukum, mentang-mentang di beri kuasa oleh UU lantas bertindak semaunya hanya mendasarkan pikiran dan kepentingan sendiri tanpa mempertimbangkan kondisi sosial yang bisa saja terjadi kerusuhan besar pasca putusan TSM Bawaslu Lampung.

Laporan KRLUPB telah di periksa oleh DKPP dan memenuhi syarat formil dan materil sehingga pasti dan layak untuk di sidangkan dan sesuai agenda DKPP berdasarkan surat no. 0ltlt/PS.DKPP/SET.04/II/2021, sidang akan di laksanakan pada hari senin 8 Maret 2021 pukul 09.00 di ruangt sidang KPU Provinsi Lampung, DKPP akhirnmya memutuskan pelaksanaan sidang tidak di kantor DKPP di Jakarta tapi sidang di laksanakan di kota Bandar lampung agar seluruh warga Bandarlampung bisa cepat terinformasi bahwa komisioner bawaslu lampung yang bikin geram dan gundah warga pemilih akan di sidang oleh DKPP di kota Bandarlampung. Bagi kami dari KRLUPB ketika melaporkan perkara ini ke DKPP sampai selesai pemeriksaan laporan dan memutuskan menyidangkan laporan ini dan memanggil KRLUPB untuk hadir dalam persidangan sebagai pengadu di landasi oleh semangat pantang mundur dan tidak gentar menghadapi komisioner Bawaslu Lampung yang berisi orang-orang besar dan hebat, para manusia pintar yang terpilih dari sekian banyak orang di Lampung, KRLUPB tetap solid bersatu bersama rakyat Bandarlampung melawan Bawaslu Lampung sampai titik akhir.

Bagi KRLUPB dan para simpatisan masyarakat kota Bandar lampung tidak selesai hanya di DKPP, target laporan ke DKPP tentu untuk membuktikan putusan Bawaslu Lampung salah dan bahaya sehingga ketua dan anggota Bawaslu Lampung layak di pecat tidak dengan hormat, masih akan ada agenda lanjutan, jika sebelumnya KRLUPB melaporkan Bawaslu ke KPK dan laporan KRLUPB sudah di terima oleh KPK agar menjadi tambahan informasi dan wawasan bagi KPK mencermati potensi pelanggaran hukum, sampai tiba waktunya nanti kemudian ada proses penegakan hukum oleh KPK. KRLUPB akan melanjutkan agenda lain terhadap bawaslu Lampung, ada agenda dan tindakan secara hukum yang akan di tempuh lagi oleh KRLUPB, akan ada agenda dan tindakan secara politik baik di tingkat provinsi lampung maupun di tingkat nasional, akan ada komunikasi dan laporan lanjutan baik kepada institusi Negara, institusi politik, maupun kepada tokoh politik dan para guru bangsa lainnya, dan sebagai mahluk yang lemah, KRLUPB pun tidak akan pernah berhenti meminta dan memohon kepada Allah SWT agar menunjukkan kebenaran dan azab bagi mereka yang sudah melakukan kejahatan yang menyangkut hajat hidup masyarakat Bandarlampung.

Langkah dan tindakan KRLUPB dan menjelaskan kepada media ini juga sebagai diseminasi informasi kepada seluruh masyarakat bandarlampung, kami menyadari dan memahami jika kemarin sangat banyak sekali masyarakat yang marah, geram, dan sedih pasca keluarnya putusan TSM bawaslu Lampung dan kemudian akan melakukan tindakan-tindakan sendiri dalam berbagai bentuk karena seolah-olah tidak ada satupun orang di bandar lampung yang berani melawan bawaslu lampung, KRLUPB memang melarang tindakan anarkis, kita patuh juga terhadap himbauan Walikota Bandar Lampung (pada saat itu Bapak Herman HN) untuk tidak berkerumun dan mematuhi protokol kesehatan terkait Pandemi Covid-19, tapi KRLUPB dengan doa dan dukungan rakyat Bandarlampung memilih menempuh jalur lain melawan Bawaslu Lampung, dan Senin tanggal 8 Maret 2021 nanti salah satu langkah yang di tempuh KRLUPB melawan Bawaslu Lampung.

KRLUPB tetap kompak melawan Bawaslu Lampung atau pihak manapun yang mencederai suara rakyat, kami akan terus melawan dengan segala macam cara yang legal sampai nanti para PARA PEMBEGAL SUARA RAKYAT DALAM PILWAKOT BANDARLAMPUNG DI PECAT DAN DEI TANGKAP.

Bandarlampung, 4 Maret 2021

Hormat kami,

Rakhmat Husein DC. SE Aryanto Yusuf SIP.

Koord. KRLUPB Sek. KRLUPB

(Rls/Red)

Mediafaktanews

About Redaksi

Check Also

Jelang Penyerahan Sertifikasi Aset Pemda, Gubernur Arinal Terima Kunjungan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK RI

BANDARLAMPUNG,(FN)– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima kunjungan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II Komisi Pemberantasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.