Sabtu , Juni 19 2021
Home / Berita Utama / Gabungan Muli Mekhanai 10 Pekon Gelar Buka Puasa Bersama

Gabungan Muli Mekhanai 10 Pekon Gelar Buka Puasa Bersama

BANDARLAMPUNG, (FN) – Sebanyak 90 Orang Muli-Mekhanai (Bujang-Gadis/Lampung_Red) dari Sepuluh Pekon (Desa/Kelurahan), antusias menggelar kegiatan berbuka puasa bersama di Waroenk Rakyat, Jalan Rasuna Said Bandarlampung, pada Minggu (9/5). Momentum tradisi budaya adat di bulan suci Ramadhan.

“Ajang tradisi budaya adat salah satunya di meriahkan dengan kegiatan Muli Mekhanai,” papar Arkandi Happy Ali, Kepala Muli-Mekhanai Pekon Suka Jaya Lempasing Sekaligus pemegang komando seluruh Pemuda/i dari ke 10 Pekon secara khusus kepada wartawan media ini.

Pertemuan tatap muka yang menjadi rutinitas menjelang lebaran urai Arkandi, dimaksudkan sebagai ajang silaturahmi muda mudi meniti jati diri.

“Kegiatan tatap muka keagamaan, ajang silaturahmi. Kegiatan pertemuan rutin (muda mudi) di bulan Ramadhan,” rincinya.

Arkandi Happy Ali, menuturkan, Jika ditahun-tahun sebelumnya acara tradisi adat serupa lazimnya hanya cukup diadakan di masing-masing pekon. Namun acara tahun ini lebih bermakna.

“Terlibat langsungnya pemuda/i Sepuluh Pekon pada kegiatan Bukber Ramadhan tahun ini tentu lebih bermakna,” tambah lajang yang terbilang cukup mapan tersebut.

Dikulik nama-nama pekon yang terangkum dalam catatan pihaknya, tokoh muda yang dikenal rekan dan koleganya senantiasa muncul dengan tampilan riang disetiap kesempatan itu, seraya mengapresiasi kekompakan rekan-rekan saat dikomandoi-nya Arkandi menjawab dengan pesan suara. Tertutur, Muli Mekhanai dari Sepuluh Pekon diantaranya:

1. Pekon Sabu Batu Menyan
2. Gebang
3. Hurun
4. Suka Jaya Lempasing
5. Keteguhan
6. Suka Rame Dua
7. Kuripan
8. Negri Olog Gading
9. Suka Dana Ham
10. Marga Way Lima

“Keseluruhan yang hadir Muli Mekhanai tergabung 10 Pekon ini, merupakan momen yang sangatlah berarti untuk mempererat tali silaturahim sebagai jembatan persaudaraan saling mengenal dari masing-masing Muli Mekhanai berbagai Wilayah, bersatu menjadi sebuah kekuatan Kearifan Lokal Budaya Lampung,” lugas pria yang juga salah satu pemilik media massa cetak, Surat Kabar Minggu di Lampung itu.

Sebagai pelaku pelestari warisan budaya tak benda, secara umum Arkandi memberikan pesan-pesan pemersatu bangsanya jalur ‘Cinta Budaya’ bagi generasi penerus.

“Pesanku: Kepada Generasi penerus khusus Muli Mekhanai yang sudah menjadi ajang tradisi turun-temurun, harus tetap terjalin kelompok, jangan sampai punah dalam melestarikan Budaya Daerah masing-masing. Budaya Daerah memiliki khasnya masing-masing, saling mengenal satu sama lain agar tetap bersatu, menjunjung tinggi Budaya yang kita Cinta di NKRI,” ujarnya serius.

Berbicara pelestarian budaya daerah, dirinya sangat menyadari, tidaklah mungkin jika setiap elemen berjalan sendiri-sendiri tanpa dukungan support dan dana hibah dari Pemerintah.

“Harapan agar mendapatkan perhatian atau dorongan dari berbagai Instansi Pemerintahan, baik moril maupun materiel,” pungkas Arkandi, mantap. (red)

Mediafaktanews
Baca Artikel Menarik di LV

About Redaksi

Check Also

Penyesuaian Tarif JTTS Bakau-Terbanggi Tunggu SPM Sesuai Ketentuan

JAKARTA, (FN) – Pihak pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Bakauheni-Terbanggi Besar, PT. Hutama Karya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.