Rabu , Agustus 17 2022
Home / Lampung / Tanggamus / Terindikasi Tindakan Pidana Korupsi di Pekon Umbul Buah, Lembaga Jaringan Rakyat Akan Kawal Laporan Warga

Terindikasi Tindakan Pidana Korupsi di Pekon Umbul Buah, Lembaga Jaringan Rakyat Akan Kawal Laporan Warga

Tanggamus-Ketua Lembaga Jaringan Rakyat (JARAK) Hipzoni,S.H menerima laporan dan pengaduan masyarakat Pekon Umbulbuah Kecamatan Kota Agung Timur Kabupaten tanggamus yang mana hal tersebut disampaikan warga di sekretariat Jarak.Senin 27 Juni 2022.

Karena laporan warga, kuat dugaan terindikasi  tindakan pidana korupsi di pekon umbulbuah kecamatan kota agung timur kabupaten tanggamus.

Menyimpulkan hal tersebut Lembaga Jaringan Rakyat (JARAK) akan segera menindaklanjuti laporan dan keluhan masyarakat mengenai indikasi perbuatan melawan hukum tindak pidana korupsi di pekon umbulbuah.

Berdasarkan laporan masyarakat terjadi pengajuan pengadaan barang dan jasa yang diduga fiktif, pihak Lembaga Jaringan Rakyat (JARAK) sudah melakukan investigasi dilapangan bahwa menang terjadi indikasi adanya beberapa item pegadaan barang dan jasa di tahun anggaran periode 2018. 

Salah satu yang sangat menonjol adalah pengadaan sarana olah raga untuk masyarakat dalam hal ini lapangan sepak bola yg nilainya cukup besar.

Hipzoni, menilai potensi kerugian negara sekitar 260 jutaan di tahun anggaran periode 2018 dan di tahun anggaran periode 2021 juga ada penyelewengan dalam anggaran insentif untuk pegawai internal sebanyak 14 jutaan.

Sehingga Lembaga Jaringan Rakyat menilai potensi kerugian negara di pekon tersebut sekitar 280 jutaan.

Kepala pekon umbulbuah yg terindikasi melakukan tindak pidana korupsi adalah kepala pekon periode 2016-2022, kami berharap kepada seluruh masyarakat atau siapapun untuk koperatif memberikan keterangan yang sebenar-benar menyangkut permasalahan tersebut kami menjamin kepada masyarakat setiap kesaksiannya untuk memperoses perbuatan pidana tersebut.

Dalam hal ini Lembaga Jaringan Rakyat Tanggamus  berharap masyarakat harus benar-benar berani untuk mengadukan apabila ada kepala pekon yang di terindikasi melakukan perbuatan melawan hukum atau tindak pidana korupsi dalam hal ini penyalahgunaan dalam anggaran dana desa.

“Kita dari Lembaga Jaringan Rakyat akan mengawal terus kasus ini sampai tuntas” tegas hipzoni.

Tanggamus-Ketua Lembaga Jaringan Rakyat (JARAK) Hipzoni,S.H menerima laporan dan pengaduan masyarakat Pekon Umbulbuah Kecamatan Kota Agung Timur Kabupaten tanggamus yang mana hal tersebut disampaikan warga di sekretariat Jarak.Senin 27 Juni 2022.

Karena laporan warga, kuat dugaan terindikasi tindakan pidana korupsi di pekon umbulbuah kecamatan kota agung timur kabupaten tanggamus.

Menyimpulkan hal tersebut Lembaga Jaringan Rakyat (JARAK) akan segera menindaklanjuti laporan dan keluhan masyarakat mengenai indikasi perbuatan melawan hukum tindak pidana korupsi di pekon umbulbuah.

Berdasarkan laporan masyarakat terjadi pengajuan pengadaan barang dan jasa yang diduga fiktif, pihak Lembaga Jaringan Rakyat (JARAK) sudah melakukan investigasi dilapangan bahwa menang terjadi indikasi adanya beberapa item pegadaan barang dan jasa di tahun anggaran periode 2018.

Salah satu yang sangat menonjol adalah pengadaan sarana olah raga untuk masyarakat dalam hal ini lapangan sepak bola yg nilainya cukup besar.

Hipzoni, menilai potensi kerugian negara sekitar 260 jutaan di tahun anggaran periode 2018 dan di tahun anggaran periode 2021 juga ada penyelewengan dalam anggaran insentif untuk pegawai internal sebanyak 14 jutaan.

Sehingga Lembaga Jaringan Rakyat menilai potensi kerugian negara di pekon tersebut sekitar 280 jutaan.

Kepala pekon umbulbuah yg terindikasi melakukan tindak pidana korupsi adalah kepala pekon periode 2016-2022, kami berharap kepada seluruh masyarakat atau siapapun untuk koperatif memberikan keterangan yang sebenar-benar menyangkut permasalahan tersebut kami menjamin kepada masyarakat setiap kesaksiannya untuk memperoses perbuatan pidana tersebut.

Dalam hal ini Lembaga Jaringan Rakyat Tanggamus berharap masyarakat harus benar-benar berani untuk mengadukan apabila ada kepala pekon yang di terindikasi melakukan perbuatan melawan hukum atau tindak pidana korupsi dalam hal ini penyalahgunaan dalam anggaran dana desa.

“Kita dari Lembaga Jaringan Rakyat akan mengawal terus kasus ini sampai tuntas” tegas hipzoni. (Zal/H)

Mediafaktanews
Baca Artikel Menarik di LV

About Redaksi

Check Also

Bupati Dewi Pimpin Upacara PKJN ke-11 Kwarcab Gerakan Pramuka

Kota agung–Bupati Tanggamus Hj. Dewi handajani SE, MM Menghadiri Sekaligus menjadi pemimpin upacara pelepasan kontingen …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.